iklan Penerimaan Mahasiswa baru universitas wisnuwardhana

Ditahan Imbang Persela, Arema Keluhkan Lapangan Gajayana yang Jadi “Sawah”

  Dibaca : 274 kali
Ditahan Imbang Persela, Arema Keluhkan Lapangan Gajayana yang Jadi “Sawah”

Memontum Malang Persela Lamongan tim asuhan Aji Santoso berhasil menahan imbang Arema FC, meskipun babak pertama Laskar Joko Tingkir harus tertinggalnya lebih dulu. Laga kedua Piala Presiden di grup E Arema tim asuhan Djoko Susilo dimenit awal berhasil menjebol gawang Persela Lamongan melalui gol salto Thiago Furtuoso, hasil umpan Dendi Santoso kedudukan menjadi 1-0 .

Lima menit berjalan, Arema menggandakan keunggulan dimenit ke 11 melalui tendangan Dendi Santoso sehingga kedudukan menjadi 2-0. Dua kartu kuning diberikan oleh wasit Untung dari Jakarta Utara untuk Persela Lamongan. Fatkhullah Fatkhluev dimenit ke – 30 dan pemain Arema, Thiago Furtuoso diganjar kartu kuning karena mengganjal  penjaga gawang Persela, Dwi Kuswanto pada menit 38.

Babak pertama kedudukan Arema unggul 2-0 atas Persela Lamongan hingga turun minum. Babak kedua  Arema tampil lebih menekan melalui Dedik Setyawan hampir membuat gol. Tapi masih diselamatkan penjaga gawang Persela.

Tampil trengginas, Arema mampu menekan tim asuhan Aji  Santoso hingga kerepotan menghadapi serangan Arema FC.

Umpan Rodrigo Ost Dos Santos menit ke 51 gagal dimanfaatkan Thiago Furtuoso, karena tandukannya masih melambung.

Rivaldi Bawuo pemain muda Arema hampir mencetak gol. Tetapi tendangan masih lemah dan diselamatkan oleh Dwi Kuswanto.

Aji Santoso memasukan  Eky Taufik Febrianto dan  Sugeng Efendi pada menit 72, juga belum mampu mempertajam serangan Persela di babak kedua.

Pada menit 78, Persela memperkecil kekalahan setelah Allesandro Padovani Celin menceploskan bola ke gawang Arema. Hingga merubah kedudukan menjadi 2-1.

Dimasa injury time, Arema memasukan dua pemainnya langsung Juan Revi Auriqto dan Moch Zaenuri untuk menggedor benteng Persela .Tetapi Persela, malah menyamakan kedudukan menjadi 2 – 2, gara-gara gol bunuh diri M Zaenuri.

Aji Santoso, pelatih Persela Lamongan mengaku, pihaknya bersyukur bisa menahan imbang Arema dengan materi pemain bagus. Tiga bentengnya Artur, Cunha, Purwaka yang sangat sulit ditembus.

Sejak memasukkan Celin, permainan timnya lebih baik dan terbuka. Hingga bisa memperkecil kekalahan dan dimasa injury time menyamakan kedudukan.

Djoko Susilo, pelatih Arema FC mengaku sangat kecewa karena dibabak pertama memimpin. Tapi babak kedua anak asuhnya bersikukuh tampil menyerang. Namun, karena kondisi stadion yang becek, hingga saat turun untuk membendung serangan sering terlambat.

“Yah akhirnya yang dikhawatirkan terbukti. Dengan kedudukan menjadi imbang ,” ungkapnya. (met/yan)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional